Posts

Berlalu

Berlalu Derap langkah kuda itu Mengalun dibawa semilir angin Di padang luas, bumi tuhan Sudah lama terdengar  Bayangannya tiada nampak jua Apa gerangan oh sang angin Apa cuma khayalanku saja  Atau engkau makan kuda itu Ku tahu kau hanya mempermainkanku Menghidupkan harapan akan menungganginya namun kau buang semua dengan hembusan  berlalu sudah ia dariku, Padang, 4 April 2018

Toksoplasma

Image
Toksoplasma, jangan sampai terjangkit pada kucing dan ownernya Toksoplasma merupakan suatu jenis parasit yang disebarkan melalui daging mentah, setengah matang dan kotoran kucing. Nah biasanya kotoran kucing yang menjadi wadah penyebar Toksoplasma ini membuat kaum wanita enggan untuk kontak dengan kucing. kucing yang disalahkan pada akhirnya, padahal ada daging mentah dan setengah matang yang juga menjadi wadah parasit tersebut. terlebih dalam budaya kekinian makanan setengah mentah amat disukai oleh masyarakat sekarang, sepeerti ikan bakar, ayam bakar dan lain-lain. hal ini menyebabkan tidak hanya orang yang memlihara kucing saja terkena tokso. Maka dari itu jangan selalu salahkan si Meong yang imut-imut tersebut. Namun perhatiakan pola makanan kita, apakah sudah memenuhi kreteria makanan sehatdan memeinuhi konsep gizi seimbang. Memakan makanan yang telah dimasak akan membunuh Toksoplasma tersebut. Teruntukkan pecinta kucing, ada yang mengatakan bahwa Toksoplasma ini ak...

Hitam

Hitam Kamar kecil beratap rumbai Tiris dilalui air hujan Biar aku bicara tuan, Sudah berlalu zuhur tadi Begitupun asar selangkah akan habis Pintu magrib kan terbuka Syafaq itu mulai terlihat Memerah di awan barat Biar aku bicara tuan, Tak sudikah mampir barang sejenak  Melepas beban dunia yang kau rasa begitu berat Ah, nampaknya tuan begitu angkuh Memandangi pondok tua ini Lusuh, sebentar lagi roboh dimakan rayap Biar aku bicara tuan, Jangan ragu dan bimbang tuan Singgahlah jika perjalanan masih jauh Takkan hilang marwah begitupun derajat Malah sebaliknya tuan dapatkan Biar aku bicara tuan, Lihat tuan, dia telah beranjak pergi Sebelum ia benar-benar hilang di telan awan Sebelum nyawa hilang dari badan Hilangkan engganmu Tunaikan kewajibanmu Biar aku bicara tuan. Padang, 1 April 2018

Gizi Seimbang, Perangi Stunting.

Image
Piramida Gizi Seimbang  Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari–hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memerhatikan prinsip keanekaragaman atau variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan, dan berat badan (BB) ideal. Gizi seimbang merupakan pengganti dari pedoman makan yang berslogan “4 Sehat 5 Sempurna” (4S5S) yang dipopulerkan oleh Prof. Poerwo Soedarmo, pada tahun 1950-an. Namun, sejak tahun 1990-an, pedoman tersebut dianggap tak lagi sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi gizi. Hal ini juga sesuai dengan adanya perubahan pedoman “Basic Four” di Amerika Serikat yang merupakan acuan awal 4S5S pada masa itu menjadi “Nutrition Guide for Balance Diet”. Di Indonesia, “Nutrition Guide for Balance Diet” diterjemahkan menjadi “ Pedoman Gizi Seimbang” (PGS). Pada konferensi pangan sedunia tahun 1992 di Roma dan Genewa, yang diadakan oleh FAO, dalam rangka menghadapi beban ganda masalah gizi di...

Teruntukmu

Sudahlah Seberapa kuat engkau menghentikannya sungguh tiada bisa sekalipun kau maha sakti malam kan berlalu menjadi siang siangpun akan berganti malam, begitupun senja,,, senja pemisah siang dan malam  namun maaf bukan dia lagi yang terbayang sudah lama itu berlalu mungkin sudah usang dan lusuh cerita itu dimakan rerayap waktu dan zaman duhai fajar berpendar, biarlah masa senja itu berlalu biar bintang gemintang menemaninya tiada guna memikirkannya, dia sudah dipeluk gelap malam jangan pula kau cemburu padanya disini siang menunggu  mesra cahayamu,,,                                                                                                             Padang, 9...
kata mutiara hari ini 26 Nov 2017 Hujan telah reda namun percaknya masih tertinggal jua. ( sesuatu yang datang padamu akan terkenang walau itu cuma sebentar)

Sepohon Rindu

Sepohon Rindu Aku terlalu khayal merindukan senja Akhirnya akan tetap membawa kegelapan malam Aku lupa membasuh darah derita Jatuh berserakan tertutup pilu Aku lupa melihat luka yg tergores ditubuhku M erobek suka selaksa jiwa gulita Mengoyak rindu Membungkus sepi ribuan makna tak sanggup ku lukis d iatas kanvas kehidupan ribuan sendu tak sanggup ku urai dalam kata-kata W aktu tak bermata tega melukis pedih dihati Diiring doa dan air mata berpadu dalam sebuah kenangan                                                                                            Lubuk Lintah, 14 september 2015